Collaboration . Empowerment . Contribution

Memberi Harapan Melalui Portrait of Hope Project

Memberi Harapan Melalui Portrait of Hope Project

Kabar gembira bagi kami tim Accenture-Jakarta Office ketika mendengar berita bahwa project yang kami usulkan yang bertajuk Portrait of Hope (PoH) memenangkan kontest BeCause yakni kontest Corporate Citizenship level ASEAN. Menjadi juara pertama di antara ratusan proposal project sosial lainnya tentu istimewa. Kami mendapatkan dana sebsar 1,000 dolar untuk implementasi project kami.

Tujuan PoH adalah untuk memberikan inspirasi kepada anak-anak usia sekolah menengah atas yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Inspirasi dalam bentuk apa? Yakni dalam bentuk gambaran tentang bagaimana untuk bercita-cita dan meraih cita-cita tersebut. Angka putus sekolah di level pendidikan menengah atas sangatlah besar dan dari angka putus sekolah tersebut mereka tidak memiliki akses yang cukup kepada pasar tenaga kerja karena kurangnya kualifikasi pendidikan, keahlian dan pengalaman yang mereka miliki. Dan kadang ketidakadaan inpirator menjadi faktor yang membuat anak-anak ini memang kurang memiliki dorongan untuk terus berjuang/ berusaha untuk kehidupan yang lebih baik.

PoH sendiri adalah acara seperempat hari yang kami lakukan bertempat di International Humanity Foundation di daerah Cipinang, Jakarta Timur. IHF memang selama ini fokus pada pemberian pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu. Di IHF Center Cipinang ini terdapat beberapa kelas pendidikan tambahan gratis mulai dari kelas matematika, Bahasa Inggris, Komputer dan lainnya. PoH sendiri berlangsung pada Sabtu, 10 Juni 2017 lalu dan diikuti oleh sekitar 40 anak dan 24 volunteer. Anak-anak ini adalah anak-anak binaan IHF selama ini dan berasal dari berbagai sekolah. Sedangkan volunteer ini adalah para karyawan Accenture Jakarta Office. Berikut ini adalah cerita dari pelaksanaan project ini:

Pendataan Peserta dan Pembagian Grup
Kami sebelumnya mendata peserta yang mendaftar. Pendataan meliputi nama, kelas, nomor handphone dan e-mail (jika ada) serta cita-cita. Dari sekian puluh anak yang mendaftar ini kemudian kami membagi ke bebera grup yang lebih kecil dan volunteer yang akan mendampingi mereka saat hari-H.

Pembukaan & Sesi Inpirasi
Sesi inspirasi ini adalah sesi dimana pembicara yang kami telah tentukan memberikan sharing tentang pengalaman hidup mereka serta bagaimana mereka mengejar atau mewujudkan mimpi mereka. Di sesi ini, para anak-anak juga dapat bertanya kepada pembicara yang bersangkutan.

Sesi Breakout
Sesi breakout adalah sesi dimana anak-anak dibagi menjadi grup yang lebih kecil. Dalam sesi ini Accenture volunteer akan mendampingi mereka. Setiap anak diberikan satu PoH Dreamboard dimana mereka akan menuliskan nama, cita-cita, moto mereka dalam meraih cita-cita, hambatan yang dihadapi serta solusinya. Dreamboard ini nantinya akan mereka simpan untuk menjadi referensi lebih lanjut akan impian mereka. Cita-cita anak-anak ini beranekaragam mulai menjadi masinis, pilot, polisi, tentara, pengusaha, model, pengacara, dokter dan masih banyak lagi. Rata-rata kendala yang mereka hadapi antara lain adalah terkait dengan akses akan pendidikan terkait serta biaya, kurangnya dukungan dari keluarga, sekolah dan lingkungan serta kurangnya role model yang bisa mereka tiru.

Sesi Make Up & Foto
Setiap anak berkesempatan untuk make up dan berfoto. Foto dengan menggunakan konstum yang terkait dengan cita-cita mereka. Setiap anak akan diberi 2 lembar foto; satu ukuran besar dan satu ukuran kecil. Foto ukuran kecil kemudian bisa ditempel di dreamboard yang mereka miliki. Terlihat anak-anak ini sangat antusias dengan sesi ini karena ini mungkin pertama bagi mereka di-make up sekaligus foto dengan kostum profesi yang mereka cita-citakan.

Sesi Buka Puasa Bersama
Project ini kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara peserta, volunteer dan pendukung acara. Dari apa yang kami dapat ambil bahwa anak-anak ini senang bisa ikut serta dalam PoH dan berharap akan ada banyak acara lain di IHF Cipinang Center.

Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Tim PoH yakni Hans, Frankie dan Sabrina atas kerja kerasnya selama ini. Karena keterbatasan waktu dan kesempatan memang kami akhirnya lebih sering bekerja secara remote mulai dari ideasi, pembuatan proposal acara sampai pada persiapan acara. Satu pasti bahwa menjadi juara lomba level ASEAN adalah suatu kebanggaan. Dan bahwa ini untuk kegiatan sosial adalah kebanggaan yang lebih besar lagi. Saya sendiri menyadari bahwa acara ini memang memberikan impact terbatas pada para peserta acara. Dan berharap agar ke depan ada acara yang sama atau serupa yang bisa dilakukan di berbagai tempat di Indonesia. Terima kasih 🙂



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *