Collaboration . Empowerment . Contribution

Serunya Kartini Fun Run 2017

Serunya Kartini Fun Run 2017

April dikenal sebagai bulannya Kartini karen adi sini diperingati Hari Kartini; sebuah selebrasi dan peringatan tentang pemberdayaan wanita dan kesetaraan wanita. Saya sebelumnya menulis beberapa artikel terkait dengan Kartini dan bagaimana beberapa cerita menarik terkait dengan perjuangan wanita dalam hidupnya mulai dari mereka yang mencoba melestarikan alam, membesarkan anak dan lain sebagainya.

 

Well, saya lari kadang-kadang dan dalam satu waktu yang sangat random, seorang teman menawarkan race pack gratis terkait dengan Kartini Fun Run ini. Tanpa saya pikir panjang, saya langsung menerimanya. Toh, sudah lama juga saya tidak ikut event lari dan tahun ini saya belum pernah ikut event lari sama sekali. Temanya juga menarik buat saya, pas sekali dengan bulan April ini.

 

‘Ketika semuanya senang ehehe’

 

Nah event ini digelar/ diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya, yang tujuannya memang untuk memberikan apresiasi khususnya kepada para polisi wanita dan wanita pada umumnya. Diikuti oleh ribuan peserta, event ini digelar di lapangan markas Polda Metro Jaya.

 

Pagi-pagi sekali, bertepatan dengan acara car free day, orang-orang mulai berdatangan. Nah, di antara orang-orang ini yang kebanyakan adalah wanita, mereka tampak mengenakan pakaian tradisional aneka warna dan beragam mulai dari khas Betawi, Jawa, Bali, Dayak, Papua, Minang, Karo dan lain sebagainya. Tidak sedikit pula yang memakai pakaian modifikasi. Ya, karena mungkin selain selebrasi juga karena orang-orang ini ingin memenangkan hadiah karena dalam evet ini ada penghargaan untuk kostum terbaik, terunik dan terheboh. Beragam kostum tersebut menambah suasana menjadi lebih semarak.

 

‘Peserta bersiap lari’

 

Acara dibuka dengan senam bersama yang dipimpin oleh seorang instruktur dari Fitness First. Semacam latihan kardio ringan. Kemudian peserta dilepas lari dengan meriah. Jalur yang kami lewati adalah sepanjang Jalan Sudirman mulai dari sisi Polda bergerak ke Selatan ke arah Patung Senayan, berputar balik menuju Jembatan Semanggi dan kemudian kembali ke markas Polda. Terlihat sekali mana-mana peserta yang niat lari dan yang niatnya adalah jalan semata. Bagi mereka yang real runners, sejak awal mereka sudah lari dengan niat dan sekencang mungkin. Mungkin karena mereka memiliki target waktu untuk pemecahan rekor tertentu atau rekor pribadinya. Nah, bagi kelompok lainnya, mereka sepertinya lebih kepada jalan santai. Beberapa rombongan bahkan rela cheating dengan menyeberang pembatas jalan Sudirman. Tentu tidak boleh ditiru. Saya sendiri lari seperlunya saja, tidak perlu ngoyo. Toh namanya juga fun run ehehe.

 

‘Coba tebak ada berapa banyak jenis baju daerah di foto ini ehehe’

 

Dari Nyanyi, Rampak Gendang sampai Pertunjukan Moge

Nah, setelah melewati garis finish, maka kami disambut oleh beberapa mbak-mbak yang memakai beberapa pakaian tradisional. Setelah itu tentu saja pengalungan finisher medal bagi para pelari. Kedatangan pelari memang bermacam-macam karena cara lari dan kecepatan lari mereka berbeda-beda. Hal ini. Para pfinisher ini kemudian disambut dengan nyanyian yagn dibawakan oleh para Polwan dengan menyanyikan beberapa lagu seperti Buka Semangat Baru, Ibu Kita Kartini dan Bendera.

Setekah itu agenda makin menarik bisa kami saksikan. Pertama adalah Rampak Gendang. Kesenian ini adalah kesenian khas dari Jawa Barat, tentunya sesuai dengan namanya adalah dengan menggunakan gendang. Para polisi dari Dislantas Polda Metro Jaya memainkan gendang dengan tempo yang sangat dinamis. Sebelum menabuh gendang, mereka memamerkan beberapa gerakan pencak silat. Setelah rampak gendang, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan motor gedhe yang diperagakan oleh beberapa polisi wanita. Polwan-polwan ini memang terlatih dalam mengendarai motor gedhe seperti Harley Davidson. Peserta pun dibuat berdecak kagum walaupun di tengah-tengah sempat terjadi insiden dimana salah satu polwan jatuh. Acara kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang kostum terbaik, terunik dan terheboh serta berbagai undian berhadiah dengan hadiah utama berupa 2 motor dari sponsor. Ya, sayang saya tidak dapat salah satu hadiah undian tersebut wkwkwkwk.

 

‘Pertunjukan rampak gendang’

 

Well, terima kasih kepada seluruh panitia acara khususnya jajaran Polda Metro Jaya, event organizer, para peserta yang niat sekali mempersiapkan diri dengan aneka kostum tradisional dan tentunya seluruh pihak. Semoga acara selebrasi ini tidak mengurangi esensi utama peringatan hari Kartini yakni pemberdayaan bagi kaum wanita di seluruh Indonesia. Okelah 364 days of empowerment & 1 day of celebration 🙂 Selamat hari Kartini!

 

‘Ken-ken!’

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *