Collaboration . Empowerment . Contribution

Month: February 2017

Muleh Sek Nang Suroboyo Dilut (Pulang Dulu ke Surabaya Sebentar)

Muleh Sek Nang Suroboyo Dilut (Pulang Dulu ke Surabaya Sebentar)

Rek ayo rek mlaku mlaku nang Tunjungan Rek ayo rek rame rame bebarengan Cak ayo cak sopo gelem melu aku Cak ayo cak dolek kenalan cah ayu   reffrain : Ngalor ngidul liwat toko ngumbah moto Masio mung senggal senggol ati lego Sopo ngerti nasib Awak lagi mujur […]

Berlayar ke Madura

Berlayar ke Madura

Ngapote wak lajere etangale reng majeng tanto nala pade mole oh….mon ajeling…odikna oreng majengan abental ombak sapok angin salanjangah   olle olang  paraona ala jere olle olang  ala jere ka madure   Sayup-sayup angin Selat Madura lantas mengingatkan saya akan lagu daerah di atas, judulnya […]

Geo-Tour 2016: Menikmati Keindahan Laut Taman Nasional Ujung Kulon

Geo-Tour 2016: Menikmati Keindahan Laut Taman Nasional Ujung Kulon

What one of the happiest things in life? The answer could be travelling. Ya, kenapa mayoritas orang memiliki hobi jalan-jalan karena jalan-jalan dapat membuat hidup lebih menyenangkan, bahagia dan membuka pikiran akan hal-hal baru: bentang alam yang kita lihat, orang-orang baru yang kita temui, sampai makanan yang kita cicipi. Pada April tahun 2016 lalu, kami alhamdulillah bisa menyelenggarakan event tahunan yang bertajuk Geo-Tour, kali ini tujuannya adalah ke Taman Nasional Ujung Kulon yang ada di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Acara ini diikuti oleh sekitar 40 orang/ wisatawan.

 

Ujung Kulon: Habitat Badak Jawa

Taman Nasional Ujung Kulon adalah taman nasional yang terdapat di ujung barat Pulau Jawa. Wilayahnya yang seluas lebih dari 120.000 hektar adalah habitat satu-satunya badak Jawa yang jumlahnya tidak sampai 100 ekor. Taman Nasional Ujung Kulon wilayah mayoritasnya berada di semenanjung barat Pulau Jawa, namun ada juga beberapa pulau yang masuk dalam kawasan ini misalnya Pulau Peucang, Pulau Panaitan, Pulau Bedul, Pulau Handeuleum dan beberapa pulau lainnya.

Peserta berangkat dari Jakarta pada Jum’at malam sekitar pukul 10 malam. Suasana Jakarta yang hujan tidak mengurangi semangat dan antusiasme peserta. Geotour kali ini memang mengusung tema from forest to sea, dengan demikian salah satu tujuan utama adalah melihat hutan dan isinya.

Penginapan kami berada di Kecamatan Sumur yang merupakan kecamatan paling barat di Pulau Jawa. Dari Muara Baru, salah satu pelabuhan di Sumur, kami menempuh perjalanan laut sekitar 3 jam menuju Pulau Peucang. Sepanjang perjalanan kami disajikan pemandangan laut dengan latar belakang pegunungan dan hutan Taman Nasional Ujung

Tujuan pertama yang kami kunjungi adalah Pulau Peucang. Di sini kami perlu mengurus perizinan memasuki kawasan taman nasional. Di sinilah kantor Taman Nasional Ujung Kulon berada. Kami harus membayar tiket masuk, asuransi, serta biaya kunjungan ke beberapa spot dan pelaksanaan kegiatan lainnya.

Di Pulau Peucang terdapat beberapa penginapan dengan latar belakang hutan tropis. Suasananya juga masih sangat asri, suara aneka burung dapat dengan jelas terdengar. Berbagai satwa juga lalu lalang di halaman kantor tersebut seperti babi hutan, biawak dan aneka burung dan lainnya.

Setelah pengurusan izin selesai, kami menyeberang ke tepian dermaga Cidaon. Di sini kami akan menuju ke Savana Cidaon. Cidaon adalah kawasan sabana atau padang rumput dimana menjadi tempat beberapa fauna di sana untuk mencari makan. Fauna yang bisa ditemui antara lain banteng, burung merak, rusa, dan lainnya. Sebelum melakukan trekking, kami mendapatkan penjelasan singkat tentang Taman Nasional Ujung Kulon dari pemandu kantor. Disebutkan bahwa kawasan ini memang sangat penting untuk habitat badak Jawa. Jumlah badak sangat sedikit karena memang perkembangbiakan mereka yang lama. Melacak keberadaan mereka juga sangat sulit karena sifat binatang ini yang pemalu. Untuk memantau, di beberapa titik dipasang CCTV. Badak Jawa tidak mengalami ancaman perburuan dan juga konflik dengan penduduk yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Hal ini mungkin karena habitatnya yang masih sangat luas namun jumlahnya sedikit sehingga sebarannya masih leluasa. Savana Cidaon sendiri menjadi tempat yang sering menjadi jujukan pengunjung untuk melihat satwa di sana. Waktu yang paling tepat berkunjung adalah pagi dan siang hari. Saat itu kami di sana pada tengah hari, sehingga jumlah dan jenis satwa yang terlihat terbatas. Di sana juga terdapat menara pandang yang mana peserta dapat melihat/ memantau satwa dari atas menara. Untuk menuju savana, kami harus berjalan/ trekking melewati hutan selama sekitar 15-20 menit. Di sepanjang jalur trekking, kami dapat melihat berbagai flora mulai dari tanaman kayu keras, sampai pohon sagu.

Secara umum, hutan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon masih terjaga dengan baik. Tidak atau jarang ada kasus pembalakan hutan, kebakaran hutan, alih fungsi lahan atau kasus sejenisnya. Dalam konteks yang lebih luas, Indonesia memiliki hutan hujan tropis terluas ketiga di dunia dan hutan mangrove terluas di dunia. Hutan-hutan di Indonesia mengalami berbagai permasalahan mulai dari alih fungsi lahan hutan, pembukaan dan pembalakan hutan, kebakaran hutan, konflik dan tergusurnya masyarakat hukum adat, perburuan liar dan kasus-kasus lain yang mengancam kelestarian hutan. Kita semua tau bahwa hutan memiliki fungsi ekologis, ekonomis, turisme, edukatif, dan fungsi-fungsi strategis lainnya. Sangat penting bagi kita untuk menjaga kelestarian hutan Indonesia agar terus lestari dan terjaga.

 

Indahnya Laut dan Pantai Ujung Kulon

Laut tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Taman Nasional Ujung Kulon. Beberapa pulau di kawasan ini memiliki pantai-pantai eksotis berpasir putih. Bahkan pesisir Pandeglang yang tidak masuk kawasan taman nasional juga memiliki pantai-pantai yang eksotis. Dunia laut selama geotour membawa misi edukasi untuk menginfokan cara melakukan olahraga laut yang aman. Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain diving, free diving dan snorkeling.

Mukhlis dan Ardi Yasa yang merupakan salah satu narasumber dalam acara ini menjelaskan tentang olahraga free dive dan snorkeling. Free dive sendiri saat ini telah menjadi olahraga favorit bagi banyak orang. Free dive sendiri dalam pengertian yang mudah dipahami adalah menyelam dalam kedalaman 10-5 meter tanpa menggunakan alat bantu pernafasan. Free dive dilakukan dengan berbagai alasan seperti gaya hidup, olahraga profesional dan pemecahan rekor, serta untuk alasan kesehatan. Olahraga ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena tingkat resiko yang ditimbulkan bisa tinggi. Resiko terburuk bahkan dapat menyebabkan kematian. Orang yang ingin mencoba disarankan untuk latihan untuk berlatih di klub free diving profesional yang ada di beberapa lokasi di Indonesia. Dengan demikian mereka akan dapat mengukur seberapa kemampuan mereka dalam menyelam bebas dalam hubungannya dengan tekanan air dan faktor lainnya. Saat geotour, peserta memang tidak disarankan untuk mencoba, mereka hanya dijelaskan dan diberi sesi tanya jawab saja

Sedangkan snorkeling adalah berenang secara santai di permukaan air laut untuk menikmati keindahan bawah laut dari permukaan. Ujung Kulon memiliki beberapa spot snorkeling yang indah ditandai dengan banyaknya koral dan karang serta berbagai biota laut yang ada di dalamnya. Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan terumbu karang dan biota laut salah satu terkaya di dunia. Namun keberadaan terumbu karang, seperti halnya hutan juga mengalami ancaman. Mulai dari permasalahan pencemaran laut karena sampah, minyak & lainnya, penjarahan terumbu karang, aktivitas nelayan yang tidak bertanggungjawab misalnya melakukan penangkapan ikan dengan bom dan lain sebagainya. Aktivitas snorkle yang sembarangan juga dapat merusak terumbu karang. Beberapa wisatawan bahkan sengaja menyentuh atau mematahkan terumbu karang karena penasaran atau hanya coba-coba. Hal ini yang patut dihindari oleh siapapun yang melakukan snorkeling. Terumbu karang yang rusak perlu waktu tahunan atau puluhan tahun untuk bisa kembali ke semula. Para peserta diminta untuk tidak menyentuh apapun selama snorkeling karena terumbu karang ada beberapa jenis yang mengandung racun.

Selain keindahan bawah laut, Taman Nasional Ujung Kulon juga memiliki banyak sekali pantai eksotis, pantai-pantai berpasir putih dengan background hutan-hutan yang masih hijau. Peserta juga sempat mengeksplor keindahan pantai ini.

 

Berbagi Melalui Travellers’ Book of Care

Salah satu misi sosial yang dibawa oleh Blacktrailers adalah semangat menghargai keberadaan masyarakat lokal di destinasi wisata yang dituju atau dikunjungi. Mereka adalah masyarakat yang hidup turun temurun di sana, dan mereka pula yang selama ini menjaga keberadaan destinasi wisata tersebut. Penting bagi setiap traveller untuk menghargai keberadaan mereka karena merekalah tuan rumah.

Sebagai salah satu bentuk apresiasi bagi penduduk lokal adalah berupa kegiatan sosial bertajuk Travellers’ Book of Care. Para peserta diminta untuk membawa buku yang kemudian akan diberikan kepada anak-anak yang ada di Kecamatan Sumur. Pada kesempatan ini terkumpul puluhan buku dari buku cerita, ilmu pengetahuan, majalah dan lainnya. Buku ini lantas dikumpulkan dan diberikan kepada anak-anak di TK Sirojuddin. Buku diberikan kepada perwakilan sekolah yang meliputi kepala sekolah, beberapa perwakilan guru dan juga murid TK tersebut. Para peserta terlihat senang ikut serta dalam kegiatan sosial ini. Dengan buku-buku ini diharapkan murid-murid di TK tersebut memiliki bahan bacaan baru yang lebih beragam sehingga mereka lebih semangat belajar dan bermain. Terima kasih kepada para peserta yang sudah ikut serta dalam kegiatan ini. Saya juga berterima kasih kepada seluruh pendukung acara seperti National Geographic, Fotokita, Sunpride, dan Pocari Sweat. Sampai jumpa di geo-tour selanjutnya!

Berkeringat Sehat Bersama Cardio Ceria Jakarta

Berkeringat Sehat Bersama Cardio Ceria Jakarta

Kegemukan, kegendutan, kebanyakan lemak adalah masalah-masalah yang sering dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak muda. Mereka seakan tidak rela jika mereka dibilang gemuk atau sekedar terlihat gemuk. Bahkan yang lebih parah, fobia akan kegemukan menjadi masalah yang lebih serius. Di banyak kasus, mereka merasa kegemukan padahal […]

Bahagianya Mereka Tidak Ternilai Harganya :)

Bahagianya Mereka Tidak Ternilai Harganya :)

Sudah lebih dari satu tahun ini saya bekerja bersama sosial bersama Yayasan Masjidku Digital Indonesia (kemudian saya sebut Masjidku saja), dimana saya merupakan salah satu pengurusnya. Yayasan ini memang mendorong masjid dan musholla untuk lebih memanfaatkan dunia digital untuk kemakmuran masjid dan musholla serta umat. […]

Menginspirasi Melalui Pameran Kelas Inspirasi Jakarta 2016

Menginspirasi Melalui Pameran Kelas Inspirasi Jakarta 2016

Kelas Inspirasi adalah salah satu gerakan yang berada di bawah Yayasan Indonesia Mengajar. Dinamakan Kelas Inspirasi, karena memang tujuannnya adalah untuk memberikan inspirasi kepada anak-anak usia sekolah dasar dan yang setara, berupa gambaran tentang aneka profesi atau pekerjaan. Jika kita berbicara tentang bagaimana waktu kita sekolah dasar, tentu yang terpikir di dalam hati dan pikiran kita adalah bermain, bermain dan bermain, atau mungkin sesekali belajar. Banyak orang bilang bahwa apa yang kita lakukan dan pikirkan sejak kecil akan selalu terbawa sampai dewasa. Hal ini pula yang ingin ditanamkan oleh Kelas Inspirasi: yakni terkait dengan impian. Impian tentang mau jadi apa nanti ketika besar. Untuk bisa menentukan impian tersebut, maka anak-anak ini perlu adanya fasilitasi gambaran, gambaran tentang profesi atau pekerjaan yang bisa mereka impikan. Kelas Inspirasi ini telah mendapat sambutan dari banyak sekali peminat, ratusan bahkan ribuan. Begitu pula penerima manfaat yakni anak-anak, orang tua dan para guru yang terlibat di dalamnya. Pun, Kelas Inspirasi terus bermunculan di berbagai daerah baik kabupaten/ kota ataupun provinsi lainnya di Indonesia.

 

Saya sendiri tidak pernah ikut serta dalam Kelas Inspirasi, namun tahun 2016 yang lalu saya sempat ikut serta menjadi relawan dalam Pameran Kelas Inspirasi Jakarta 2016; Berani Bermimpi, Berani Menginspirasi. Namanya juga pameran, maka ada yang dipamerkan. Pameran ini menampilkan berbagai foto dan video dokumentasi kegiatan Kelas Inspirasi Jakarta pada tahun 2016. Di Jakarta, kegiatan memang dilaksanakan di berbagai titik lokasi sekolah dasar baik di Jakarta. Mengacu pada informasi di website Kelas Inspirasi Jakarta, disebutkan bahwa Hari Inspirasi Kelas Inspirasi Jakarta 5 (tahun kelima sejak pertama kali dilaksanakan) telah dilaksanakan serentak di 58 SD dan satu SLB di DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2016 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini melibatkan setidaknya 220 relawan dokumentator dan 880 relawan pengajar. Relawan ini adalah mereka yang berasal dari berbagai latar belakang profesional.

 

‘Keren kan kaos yang guwe pakek ehehe’

 

Pameran Kelas Inspirasi ini dilaksanakan di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, menampilkan puluhan foto-foto dan video yang telah terkurasi selama lebih dari seminggu. Ratusan pengunjung tercatat mengunjungi pameran ini. Saya sendiri relawan untuk dekor dan persiapan acara. Saya melihat bagaimana para panitia dan relawan ikut serta mempersiapkan acara dengan baik. Pada pembukaan acara, suasana terlihat ramai dengan pertunjukan musik live serta penampil lainnya. Selain itu juga ada jual ada penjualan merchandise berupa kaos, mug, kartu pos, tas dan lainnya. Penutupan acara juga berlangsung meriah, dimana pembubaran panitia kemudian dilakukan di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Semoga Kelas Inspirasi terus berkembang dan mampu memberikan inspirasi bagi makin banyak orang.

 

Note: untuk informasi lebih lanjut tentang

Kelas Inspirasi Jakarta, silahkan klik di sini http://kelasinspirasijakarta.org

Kelas Inspirasi, silahkan klik di sini https://kelasinspirasi.org

Berbagi Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman di Tahun 2016

Berbagi Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman di Tahun 2016

Pada 2016 yang lalu, Alhamdulillah saya berkesempan untuk sharing pengalaman dan pengetahuan kepada banyak orang lainnya. Ya, kesempatan ini datang dari teman, kenalan dan lainnya. Teringat dulu saat masih kuliah di Universitas Indonesia, ketika saya pernah jadi pembicara di berbagai acara di berbagai kota mulai […]

Saya (Kadang) Suka Lari

Saya (Kadang) Suka Lari

Lari menjadi salah satu olahraga yang digandrungi oleh masyarakat Jakarta dalam beberapa tahun belakangan ini. Komunitas-komunitas lari bermunculan, agenda-agenda lari juga dihelat di berbagai tempat bahkan dalam waktu yang bersamaan. Agenda lari tersebut mulai dari latihan komunitas, lari komunitas, lari di jalan raya, lari di […]

Apakah Dunia Memang Sandiwara?

Apakah Dunia Memang Sandiwara?

Beberapa teman saya kadang curhat, dimana? Ya dimana saja. Dan yang paling banyak adalah di media sosial hohohoho. Lantas apa yang dicurhati? Ya banyak mulai dari karir, jodoh, urusan keluarga, masalah berat badan, kemacetan, dan banyak lainnya yang jika disebutkan satu per satu. sampai akhir bulan pun tidak ada habisnya. Nah, kebanyakan masalah mereka ada karena adanya interaksi antara mereka dengan orang lain. Manusia memang unik, begitu pikir saya. Mereka, setiap orang, punya kharakter yang berbeda-beda. Manusia itu misterius dan tentunya tidak mudah dipahami bahkan saudara kandung sekalipun. Manusia-manusia ini yang membuat dunia ini seakan panggung sandiwara, banyak rupa, banyak rekan dan tidak mudah dipahami oleh siapapun. Nah, berikut ini adalah tipe orang-orang yang mungkin sering kita temui di masyarakat. Ini hanyalah contoh beberapa kharakter saja, pasti ada banyak lainnya di luar sana. Kharakter ini mungkin saja tidak berdiri sendiri namun juga dibarengi dengan kharakter yang lain.

 

Manusia Sendu

Kenapa manusia sendu karena hari-harinya tidak dijalanji dengan gairah, semangat, kobaran harapan atau apapun itu namanya. Entah hari-hari dijalani begitu saja, asal mlaku alias asal jalan. Kesenduan ini juga kadang terlihat dari wajahnya, kadang mukanya muram, tatapannya kosong melompong.

 

Manusia Gesit

Disebut manusia gesit karena yang bersangkutan melakukan apapun dengan cekatan, bahkan tanpa disuruh pun dia selalu berinisiatif mengambil tindakan. Manusia ini tahu betul bahwa waktu itu sangat berharga dan oleh karena itu perlu digunakan sebaik mungkin.

 

‘Ada manusia yang selalu bahagia dalam kondisi apapun’

 

Manusia Bahagia

 

Manusia ini yang selalu bahagia dalam kondisi apapun. Semuanya dianggap sebagai sesuatu berkat dari Tuhan yang selalu harus dijalani, dinimati dan disyukuri. Manusia ini mungkin yang paling sedikit jumlahnya di antara milyaran manusia yang ada di bumi.

 

Manusia Sambat

Sambat adalah kata dalam Bahasa Jawa untuk mengeluh. Ya, ada banyak sekali manusia yang selalu mengeluhkan apapun dalam hidupnya mulai dari makanan, uang, hubungan, apapun dikeluhkan. Manusia ini memandang sesuatu dari aspek negatifnya yang mungkin selalu tidak bisa memenuhi ekspektasi yang bersangkutan. Sebagai ekspresi maka dia selalu mengeluh.

 

Manusia Adem

Manusia yang pembawaannya kalem dan tidak tergesa-gesa. Di tengah situasi kalut pun, dimana yang lainnya kalut, dia tetap kalem. Tidak perlu ada yang dirisaukan, tidak perlu ada yang ditakutkan, karena sejatinya segala sesuatu masalah memiliki solusi. Orang macam ini yang selalu menjadi idaman orang lain, karena pembawaannya selalu membawa kedamaian.

 

‘Manusia berbeda satu sama lain’

 

Manusia Jembar

Jembar adalah kata dalam Bahasa Jawa yang berarti lebar. Lebar dalam artian bahwa dia memiliki kesabaran yang tinggi. Orang ini dapat menerima cobaan dengan lapang dada, bahkan ketika dia dihina, dicemooh, ditolak, dilecehkan, dikecewakan dan lainnya oleh orang lain.

 

Manusia Api

Disebut api karena manusia ini memiliki emosi atau amarah yang tinggi. Orang ini disulut sedikit dengan perlakuan yang tidak diterima, maka akan langsung marah. Bahkan mungkin juga sering marah tanpa alasan yang jelas.

 

Manusia Optimis

Manusia ini selalu optimis dengan apa yang dilakukan, bahkan dalam situasi sulit dan tidak mengenakkan sekalipun. Kegagalan merupakan sesuatu yang mungkin sering terjadi, namun bagi dia bukanlah masalah. Manusia ini selalu bisa menemukan jalan untuk bangkit dan berdiri lagi.

 

Manusia Peduli

Manusia ini selalu peduli dengan apa yang ada di sekitarnya, entah terhadap sesama manusia atau alam sekitar. Dia tidak segan untuk mengorbankan apa yang dimilikinya untuk orang yang membutuhkan. Baginya menolong orang bukanlah suatu kewajiban namun sudah menjadi kebutuhan mendasar.

 

‘Jadi kamu tipe manusia yang mana?’

 

Manusia Rendah

Disebut manusia rendah karena dia selalu merendahkan orang lain dari segi apapun, mulai dari penampilan, kemampuan ekonomi, latar belakang sosial dan lainnya. Baginya, tidak ada yang lebih baik dibandingkan dia dan kelompoknya.

 

Manusia Cuek

Bisa menjadi kebalikan dari manusia peduli, dia tidak peduli terhadap apapun yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Baginya hidupnya dan dia tidak ada urusan dengan orang lain. Bahkan jika ada orang tertabrak di sampingnya pun, dia mungkin akan berlalu begitu saja.

 

Ada banyak tentunya kharakter manusia lainnya, yang bisa ditentukan dari berbagai faktor penentu. Kharakter tersebut ada yang positif dan ada juga yang negatif. Bagi saya tidak ada manusia yang memiliki kharakter mutlak dalam artian pasti ada kombinasi kharakter-kharakter. Sayapun percaya bahwa taka da manusia satupun yang kombinasi kharakternya adalah sepenuhnya negative, pasti ada sesuatu kebaikan dalam dirinya. Ya, sebagai manusia marilah kita terus belajar untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik. Jika menjadi sempurna adalah kemustahilan, maka menjadi lebih baik adalah sesuatu yang sangat mungkin untuk dilakukan.

Menyapa Rusa-Rusa di Cariu, Bogor Jawa Barat

Menyapa Rusa-Rusa di Cariu, Bogor Jawa Barat

Tinggal di Jakarta itu menyenangkan, pertama karena ini adalah ibukota Jakarta maka banyak sekali tempat menarik yang bisa dikunjungi, kedua yak arena fasilitas umum di sini bisa dikatakan sangat baik. Namun, bagi yang sudah lama tinggal di Jakarta kadang akan merasa bosan. Bosan apa? Ya […]